Image : resepdanmasakan.com
Salah satunya pelanggannya adalah Ghafar, dia sudah menjadi penikmat Soto Udang sejak masih kanak-kanak. Hingga kinipun ia tetap setia untuk datang ke kedai ini. Ia menuturkan “Saya sering ke sini, terkadang seminggu bisa empat atau lima kali. Rasa soto disini sangat berbeda dengan yang lainnya. Kalau disini udangnya itu segar, terus kuahnya itu beda dengan soto yang lain di Medan. Yang membedakan, disini itu asemnya pas, dan kita memang sudah terbiasa sejak jaman kakek, bapak sampai dengan saya sekarang.
Baca Juga :
Segarnya Soto Ayam “Bok Ijo” Kediri
Soto Bokoran Berdiri Sejak Tahun 1948
Saya menjadi penikmat disini sudah lama, semenjak saya masih kecil saya sudah langganan disini”. Kedai soto mulai buka sejak jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Soto Udang Kesawan telah buka cabang di tiga lokasi di Medan, yaitu Jalan Tamrin, Jalan Surabaya dan Jalan Sei Batanghari. Dalam sehari tiga kedai ini butuh sedikitnya 30 kg udang segar sebagai bahan baku.
Sang penjual soto bernama Ibu Dewai menjelaskan “Disini kami jualan dari sejak zaman kakek. Jadi bisa dibilang sudah sekitar 60 tahunan berada disini. Karena awalnya memang kami yang membuat atau orang tua saya yang memodifikasi Soto Udang ini. Sebelumnya kan jenis-jenis soto ada soto dari daging sapi atau ayam. Setiap warung mungkin beda-beda kuahnya, rasanya, sedangkan disini menggunakan udang laut atau udang sungai”.
Seporsi Soto Udang diharga Rp. 25.000, tersedia pula soto daging dan soto ayam dengan harga per porsi Rp. 20.000. meski kedainya sederhana, Soto Udang di jalan Ahmad Yani Medan ini tak pernah sepi pengunjung.
Sumber : Net. – IMS



